Home Pendidikan

Seperti Inilah Tata Cara Mengkafani Jenazah Yang Baik Dan Benar

 Langkah-langkah mengkafani.
Dalam hal mengkani,kalau kita mengacu kepada haqqullah ( hak Allah) semata, maka kain yang dibutuhkan cuma hanya penutup aurat. Bagi laki-laki cuma hanya penutup pusar dan lututnya, tetapi bagi perempuan baik orang yang merdeka  atau budak  adalah kain yang sanggup menutupi seluruh anggota tubuhnya kecuali muka dan ke-2 telapak tangannya. Adapun bagi banci/waria hukum mengkafaninya disamakan bersama perempuan. Tapi jika pada saat anda melakukan pengurusan jenazah terutama kesulitan untuk tempat pemandiannya, maka anda bisa langsung saja kunjungi pemandianjenazah.net

            

Akan namun kecuali dipandang berasal dari haqqullah dan haqqul adami, maka kain kafan yang dibutuhkan untuk mengkafani laki-laki secara prima adalah tiga lembar kain kafan warna putih. Sedangkan untuk perempuan dan waria adalah lima lembar kain yang terdiri berasal dari : 

    Dua lembar kain panjang yang memadai untuk membungkus seluruh tubuhnya.
    Kain sarung ( kain pembalut tubuh berasal dari pusar sampai lututnya )
    Baju kurung
    Kerudung (kain penutup kepala bersama bentuk khusus )

Adapun kain kafan untuk anak-anak adalah satu lembar kain kafan yang memadai untuk membungkus seluruh tubuhnya.Akan namun yang lebih utama senantiasa tiga lembar kain warna putih.
Cara Mengkafani Jenazah Laki-Laki.

    Bentangkan tiga lebar kain kafan yang suda dipotong cocok denga ukuran yang dibutuhkan bersama langkah disusun, kain yang paling lebar di tempatkan dipaling bawah. Kalau ukuran lebar kain sama, geserlah kain yang ditengah kekanan sedikit dan yang paling atas kekiri sedikit atau sebaliknya. Dan kecuali sendainya lebar kain kafan tidak memadai untuk menyelimuti mayit, maka ubah ulang sampai sanggup menutupi mayit. Dan kecuali senantiasa tidak sanggup  menutupinya, baik gara-gara mayitnya besar atau yang lain, maka melakukan menambahkan cocok bersama kebutuhan.
    Lulutlah (berilah) kain kafan bersama wangi-wangian.
    Persiapkan tiga atau lima utas kain tali dan tempatkan dibawah kain yang paling bawah. Dan sehingga tali dibagian dada (diatas tangan dan dibawahnya) tidak ringan bergeser, potonglah bersama bentuk khusus. (satu utas talli yang dibagi dua, tetapi ditengan senantiasa tidak disobek)
    Persiapkan kafan yang sudah diberi wangi-wangian kayu cendana untuk di tempatkan dibagian anggota badan khusus antara lain sebagaimana berikut.

a. Bagian Manfad (lubang terus) yang terdiri berasal dari :
– Kedua mata
– Hidung
– Mulut
– Kedua telinga (dan sebaiknya manfaatkan kapasyang lebar, andaikan sanggup menutupi seluruh muka mayit)
– Kemaluan dan lubang anus.

b. Bagian anggota sujud, yang terdiri berasal dari :
– Dahi
– Kedua telapak tangan
– Kadua lutut
– Jari-jari ke-2 kaki

c. Bagian persendian dan anggota yang tersembunyi, yang terdiri berasal dari :
– Kedua lutut paling belakang
– Ketiak
– Kedua telingan anggota belakang

    Angkatlah bersama hati-hati dan baringkan diatas kain yang sudah dipersiapkan sebagaimana berikut diatas.
    Tutuplah anggota anggota badan khusus sebagaimana berikut dinomor
    Selimutkan kain kafan pada jenazah selembar demi selembar nulai berasal dari yang paling atas sampai yang paling bawah, lantas ikatlah bersama kain tali yang sudah disediakan.

Cara Mengkafani Jenazah Perempuan.

    Bentangkan dua lembar kain kafan yang sudah di potong cocok bersama ukuran yang di butuhkan.kemudian tempatkan pula kain sarung di atasnya di anggota bawah (tempat di mana badan antara pusar dan ke-2 lutut di  rebahkan)
    Persiapan pakaian kurung dan kerudung di tempatnya.
    Sediaan tiga atau lima utas kain tali dan letakkandi bawah kain kafan yang paling bawahyang sudah di bentangkan.
    Sediakan kapas yang sudah diberi wangi-wangian untuk di tempatkan dibagian anggota badan tertentu
    Angkatlah jenazah bersama hati-hati, lantas baringkan di atas kain kafan yang sudah di bentangkan dan yang sudah di lulut bersama wangi-wangian.
    Letakkan kapas di anggota anggota badan khusus sebagaimana berikut di langkah nomer 04 langkah mengkafani mayit laki-laki.
    Selimutkan kain sarung di badan mayit antara pusar dan ke-2 lutut dan pasangkan terhitung pakaian kurung berikut kain penutup kepala (kerudung).Bagi yang rambutnya panjang di kepang jadi dua atau jadi tiga, dan di tempatkan di atas pakaian kurung tempatnya di anggota dada.
    Setelah pemasangan pakaian kurung dan kerudung selesai, maka selimutkan ke-2 kain kafan selembar demi selembar menjadi berasal dari yang paling atas sampai yang paling bawah, sesudah selesai ikatlah bersama tiga atau lima tali yang sudah di sediakan.

Anjuran Dalam Mengkafani

    Mengunakan kain putih yang terbuat berasal dari kain katun (qotnu)
    Melulut kain kafan bersama wangi-wangian
    Memberi kapas di bagin khusus (lihat rinian pada nomer 04 langkah mengkafani mayat laki-laki)
    Menggunakan kain kafan bersama hitungan ganjil, tiga lembar lebih utama berasal dari dua atau empat lembar, bakal namun menambahkan hitungan kain kafan lebih berasal dari satu lembar lebih baik biarpun satu terhitung hitungan ganjil sebagai penghormatan pada si mayit, jadi dua lembar lebih utama berasal dari satu lembar.
    Menggunakan kain yang bagus namun tidak mahal, yang di maksud di sini adalah kain yang berwarna putih, bersih, suci dan tebal.

Larangan-Larangan Dalam Mengkafani

    Menggunakan kain kafan yang mahal.
    Menulisi ayat Al-quran atau Asma’ul A’dhom
    Menggunakan kain kafan yang tipis (tembus pandang)
    Berlebih-lebihan di dalam mengkafani (israf)

Pembiayaan
Biaya di dalam mengkafani di ambil berasal dari harta peninggalan yang tidak ada sangkut pautnya bersama hak orang lain seperti barang gadaian dan sebagainya. Kalau harta peninggalan di atas tidak ada maka yang berkewajiban untuk membiayai adalah orang yang miliki kewajiban berikan nafkah dikala masih hidup, kecuali orang yang berkewajiban tidak ada, maka sanggup diambil alih berasal dari baitul-mal, kecuali baitul-mal tidak ada maka pembiayaan diambil alih berasal dari harta orang Islam yang sanggup / kaya
Kadar Kain Kafan
Boleh dibungkus ( dikafani ) bersama kain yang halal baginya yang dipakai dikala masih hidup. Perempuan boleh dikafani bersama sutera tetapi laki-laki tidak. Karena sutera dilarang dipakai laki-laki dikala masih hidup tetapi bagiperempuan sebaliknya. Namun yang afdhol di dalam mengkafani adalah manfaatkan kain katun ( QOTNU ) berwarna putih dan sudah pernah dicuci ( bukan kain baru ) 

nah setelah pengurusan jenazah seperti mandi,mengkafani dan menyolatkan sudah selesai, maka anda pasti membutuhkan keranda jenazah untuk mengantarkan si mayit ke pemakaman, oleh karena itu anda bisa kunjungi pemandianjenazah.net/kain-penutup-keranda-jenazah  

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *